Jumat, 09 Maret 2012

Balasan Terhadap Perbuatan Riya

Hadits ke-6 dalam Arba'unal Qudsiyah
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, diceritakan : Orang-orang berkelompok-kelompok, Natil penduduk Syam berkata padanya : "Wahai Tuan, ceritakanlah kepadaku sebuah hadits yang engkau dengar dari Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam !". Ia berkata : "Ya, saya mendengar Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : "Sesungguhnya orang yang paling pertama diadili pada hari qiyamat adalah seseorang yang mati syahid, ia didatangkan dan disebutkan nikmat­-nikmat yang diberikan kepadanya, lalu ia mengakuinya. Dia berfirman : "Apakah yang kamu amalkan di dunia ?". Ia menjawab : "Saya berperang untuk-Mu sampai mati syahid". Dia berfirman : "Kamu berdusta, tetapi kamu berperang agar dikatakan sebagai pemberani dan itu telah dikatakan". Kemudian diperintahkan agar ia diseret di atas wajahnya sehingga sampai di neraka dan ia dilemparkan kedalamnya. Seorang yang memperlajari ilmu, mengajarkannya dan membaca Al Qur'an di­datangkan. Nikmat-nikmatnya ditanyakan dan ia mengakuinya. Dia berfirman : "Apakah yang kamu kerjakan di dunia ?". Ia menjawab : "Saya mempelajari Ilmu, mengajarkannya, dan saya membaca Qur'an karena-Mu". Dia berfirman : "Kamu berdusta, karena kamu mempelajari Ilmu agar dikatakan pandai dan kamu membaca Al Qur'an agar dikatakan sebagai qari', dan itu semua telah diucapkan". Kemudian diperintahkan, lalu wajahnya ditarik sampai dicampakkan kedalam neraka. Dan seorang yang diberi kelapangan oleh Allah dan diberi berbagai macam seluruh harta didatangkan dan ditanyakan nikmat-nikmatnya lalu ia mengakuinya. Dia berfirman : "Apakah yang kamu kerjakan di dunia ?". Ia menjawab : "Saya tidak meninggalkan jalan yang mana engkau senang untuk di infakkannya (harta) melainkan saya menginfakkannya karena-Mu". Dia berfirman : "Kamu berdusta, tetapi kamu kerjakan agar dikatakan sebagai dermawan, dan itu telah dikatakan". Kemudian diperintahkan, lalu ditarik wajahnya kemudian dilemparkan kedalam neraka". (Hadits ditakhrij oleh Muslim, demikian pula oleh At-Tirmidzi dan An-Nasa’i)


Ditulis kembali oleh

Sholihin untuk Bintang Raya
Semoga bermanfaat
 

Baca juga artikel terkait :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sampaikan tanggapan anda di kolom komentar, terimakasih.