Jumat, 08 Juni 2012

Khutbah Jum'ah 1 Juni 2012

Lima Perkara Yang Mendatangkan Malapetaka
K.H. Aep Saefudin S.Ag.
Khutbah pertama :
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِاْلاِتِّحَادِ وَاْلاِعْتِصَامِ بِحَبْلِ اللهِ الْمَتِيْنِ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، الملك الحق المبين. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، الصدق الوعد الامين. صلاة وسلام دآءمين متلازمين عَلَى اصرف المرسلين، سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ.
ٲمّابعد، فياعباد الله أوصيكم وٳيّاي بتقوى الله فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ الله َتَعَالَى فِى القرأن الكريم، اعوذ بالله من الشيطان الرجيم، بسم الله الرحمن الرحيم، يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. صدق الله العظيم.

Alhamdulillah pada hari Jum’ah ini kita masih dipanjangkan usia, diberi kesehatan dan kita masih bisa melaksanakan sebagian dari kewajiban kita selaku mu’min yaitu melaksanakan ibadah jum’ah. Mudah-mudahan ibadah kita diterima oleh Allah Subhaanahu wa Ta’aala, dan juga dari ibadah mahdlah ini ada realisasi dalam segala aktivitas kita, sehingga segala amaliah dan aktivitas kita tidak sia-sia, tetapi bernilai ibadah dan mendapat limpahan pahala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Shalawat dan salam semoga terlimpah curah kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, beserta keluarganya, para sahabatnya dan seluruh umatnya yang taat mengikuti ajarannya hatta yaumal kiamah.
Tidak lupa saya selaku khatib berwasiat, khususnya kepada khatib pribadi dan umumnya kepada seluruh ahli jum’ah yang berbahagia, marilah kita bersama-sama meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Subhaanahu wa Ta’aala, Iman yang sempurna dan taqwa yang sebenar-benarnya, dalam arti melaksanakan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya.

Hadirin sidang jum’ah yang berbahagia,
Ada lima perkara yang mendatangkan malapetaka, yakni mendatangkan adzab dari Allah Subhaanahu wa Ta’aala apabila lima perkara ini sudah terjadi di dalam kehidupan manusia. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda :
Sesungguhnya ada lima perkara dan aku berlindung kepada Alloh swt agar kalian tidak menemuinya :
1.      Tidaklah suatu kaum mengingkari janji antara mereka dengan Allah Subhaanahu wa Ta’aala dan Rasul-Nya, melainkan Allah akan mendatangkan musuh-musuh yang bukan dari golongan mereka, lalu merampas sebagian harta yang ada ditangan mereka.
2.      Dan tidaklah suatu kaum tidak berhukum dengan Kitabullah (Al-Qur’an), dan tidak memilih yang terbaik dari apa yang Allah Subhaanahu wa Ta’aala turunkan, kecuali Allah turunkan kepada mereka kesengsaraan di antara mereka.”
3.      Tidaklah muncul perbuatan keji (zina) pada suatu kaum hingga mereka melakukannya secara terus terang kecuali Alloh swt akan menimpakan kepada mereka wabah dan berbagai penyakit (tho’un) yang belum pernah menimpa kepada orang-orang sebelum mereka.
4.      Dan tidaklah suatu kaum mengurangi takaran dan timbangannya niscaya mereka akan ditimpa dengan tandusnya tanah, paceklik sepanjang tahun serta berkuasanya penguasa-penguasa yang zhalim.
5.      Dan tidaklah suatu kaum enggan mengeluarkan zakat hartanya kecuali Allah Subhaanahu wa Ta’aala akan menimpakan kepada mereka becana dengan tidak diturunkannya hujan dari atas langit kepada mereka, dan kalaulah bukan karena binatang ternak niscaya Allah akan menahan turunnya hujan selama-lamanya. (HR. Imam Ibnu Majah).

Yang pertama, Tidaklah suatu kaum mengingkari janji antara mereka dengan Allah Subhaanahu wa Ta’aala dan Rasul-Nya, melainkan Allah akan mendatangkan musuh-musuh yang bukan dari golongan mereka, lalu merampas sebagian harta yang ada ditangan mereka.” Apabila suatu kaum, suatu bangsa, suatu umat, atau seseorang sudah ingkar janji maka kaum, bangsa, atau umat tersebut, akan dikuasai oleh musuh-musuhnya.
Janji itu ada tiga, yaitu :
1.      Janji kepada Allah
Ikrar dua kalimat syahadat yang setiap saat dibaca, merupakan perjanjian kepada Allah Subhaanahu wa Ta’aala bahwa kita akan beribadah hanya kepada Allah, tunduk taat kepada segala perintah-Nya. Banyak orang yang telah mengucapkan kalimat syahadat tetapi tidak direalisasikannya. Ia telah berjanji akan mengabdi kepada Allah, kenyataannya malah ingkar kepada-Nya. Itulah ingkar janji kepada Allah, tidaklah beragama orang yang ingkar janji.
2.      Janji kepada diri sendiri
Kadang-kadang orang yang terlepas dari suatu musibah, telah berjanji akan mengerjakan amal shaleh, baik dengan melaksanakan berbuat baik kepada sesama manusia dalam bentuk shodaqoh maupun amal ibadah yang lain seperti berpuasa sunah dan lainnya, inilah yang disebut nadzar. Ketika seseorang sudah ber-nadzar maka wajib hukumnya untuk melaksanakannya.
3.      Janji kepada orang lain, janji yang berhubungan denngan masyarakat, janji pemimpin kepada rakyatnya. Banyak pemimpin negeri ini yang obral janji pada saat pemilu, akan mensejahterakan rakyatnya, akan mengutamakan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi dan golongannya, akan tetapi janjinya tidak direalisasikan setelah terpilih. Banyak pemimpin negeri ini yang ingkar janji.
Kalau kondisinya sudah seperti ini, banyak orang, banyak kaum dan bebagai golongan bangsa ini yang ingkar janji, maka sesuai dengan sabda Rasulullah, bangsa tersebut akan dijajah oleh musuh-musuhnya. Realitasnya sudah terjadi terhadap bangsa ini, baik ekonominya, budayanya dan hampir semua aspek kehidupannya sudah mulai dikuasai asing.

Yang ke-dua, sabda Rasul Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallam, Dan tidaklah suatu kaum tidak berhukum dengan Kitabullah (Al-Qur’an), dan tidak memilih yang terbaik dari apa yang Allah Subhaanahu wa Ta’aala turunkan, kecuali Allah turunkan kepada mereka kesengsaraan di antara mereka.”  Hukum Allah adalah hukum yang paling benar dan paling adil, maka manakala suatu kaum, suatu bangsa, suatu masyarakat tidak berhukum berdasarkan hukum Allah, akan ditimpa kesengsaraan dan kefakiran. Fakir bukan dalam hal materi, tetapi fakir jiwanya, selamanya merasa kekurangan, rakus dan tamak.

---masih dalam proses penulisan---

Sholihin untuk Bintang Raya
Semoga bermanfaat

Baca juga artikel terkait :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sampaikan tanggapan anda di kolom komentar, terimakasih.